Jawa Barat

11 Kuliner Malam Bandung Dengan Harga Mantul

kuliner malam bandung
sumber foto: serba bandung

YOEXPLORE.CO.ID – Kuliner malam Bandung memang tidak ada tandingannya. Sahabat explorer tertarik untuk berburu kuliner di Kota Kembang? Coba cek dulu 11 kuliner malam Bandung dengan harga mantul ini!

Beragam jenis hidangan kuliner malam di Bandung memiliki cita rasa lezat nan menggugah selera. Mulai dari yang asin sampai yang manis. Dari yang ringan sampai yang berat juga ada. Asiknya lagi, semua tempat kuliner ini memiliki harga yang bersahabat. Walaupun terlihat mahal, pasti porsinya besar. Mantul banget deh pokoknya! Sahabat explorer tinggal pilih saja mau yang mana! Check this out!

kuliner malam bandung



 

Nasi Uduk Cinta 97

Sahabat explorer nyari ayam bakar madu yang recommended? Kamu harus cobain ayam bakar madu di kuliner malam bandung yang satu ini. Nasi Uduk Cinta 97 tidak pernah sepi pengunjung lho! Terkenal akan ayam bakar madunya yang lezat, Nasi Uduk Cinta 97 berhasil merebut hati para pecinta ayam bakar madu. Sudah banyak review yang menyatakan bahwa ayam bakar madu disini tuh sangat lezat! Bumbunya meresap dengan sempurna ke dalam daging. Rasanya kayak ayam bakar madu ala restoran tapi harganya kaki lima banget. Nasi uduk cinta 97 menggunakan ayam jantan lho bukan ayam broiler. Mantul, kan?

Nasi uduknya sendiri juga sangat gurih dan pulen. Terdapat irisan telur di atasnya. Seporsi nasi uduk ayam bakar madu sudah termasuk tempe, kol goreng, dan teh manis. Harga nya cuma kisaran 25.000 rupiah saja. 

Selain ayam bakar madu, tenda kaki lima ini juga menyediakan menu lain. Ada burung dara, daging bebek, pecel lele, ati ampela, dan udang. Cumi bakar madunya juga layak untuk di coba, lho! Semua menu yang ada bisa dibakar atau digoreng, sesuaikan dengan seleramu saja. Nasi Uduk Cinta 97 berlokasi di Jalan Dr Rajiman No 97, Cicendo, Bandung (dekat Pasar Kaliki). Hari Senin sampai Sabtu buka dari pukul 17.00 sore hingga 24.00 pagi. Namun disarankan untuk datang lebih awal ya sahabat explorer, tempat ini makin malam makin ramai lho. Khusus hari Minggu, Nasi Uduk Cinta 97 buka 24 jam ya!

kuliner malam bandung nasi uduk

sumber: instagram (@nasiudukcinta.97)

 

Nasi Uduk 88 Brebes Berhias

Another kuliner malam Bandung dengan nasi uduk sebagai menu utamanya. Kalau tempat makan nasi uduk sebelumnya terkenal akan ayam bakar madu, di sini burung dara, jagoannya. 

Tempat ini terkenal akan sajian nasi uduk dengan burung dara, tapi satu ekor penuh! Kurang mantul apa lagi? Namun kamu harus cepet-cepetan jika ingin menikmati hidangan ini karena persediaannya terbatas. Kata nya dalam sehari mereka hanya menyediakan sekitar 30 ekor burung dara lho. Namun jika tidak kebagian, sahabat explorer tidak perlu kecewa. Tersedia juga berbagai pilihan lain seperti bebek, ayam, jeroan, tahu, tempe, kol goreng, dan seafood. Asiknya lagi, kamu bisa request cara memasaknya sesuka hati, apakah mau dibakar, digoreng atau digepuk. Bebeknya bisa milih sendiri lho, cari yang gemuk ya! Tidak lupa pecel lelenya. 

Nasi Uduk 88 Brebes Berhias punya konsep unik dalam menyajikan pecel lele. Kepala lele nya dibelah dua! Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kematangan dari daging bagian dalam sang lele, dijamin nikmat

Walau nasi uduk identik dengan sarapan pagi, Nasi Uduk 88 Brebes Berhias yang tidak buka di pagi hari, justru sangat laris pada siang dan malam hari. Bapak Tasimun (owner) menyatakan bahwa kedai ini pertama kali buka di Jakarta pada 1989 oleh orang tuanya. Baru pada 1998, beliau meneruskan usaha ini dan pindah ke Jalan Abdurrahman Saleh sampai sekarang.

Satu porsi nasi uduk dengan bebek goreng atau bakar serta lalapan dan sambal hanya sekitar 24.000 rupiah saja. Untuk mencoba hidangan burung daranya yang legendaris, kamu hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar 31.000 rupiah lho! Semua menu yang ada disini harus kamu nikmati bersama sambalnya yang terkenal segar dan pedas. Kedai ini berlokasi di Jl. Abdul Rahman Saleh No.45, Husen Sastranegara, Bandung (dekat Alun-alun Cicendo). Buka setiap hari dari pukul 10.30 pagi sampai 24.00 malam.

kuliner malam bandung

sumber: instagram (@nasiuduk88brebesberhias)

 

Nasi Kuning Pungkur

Makan nasi kuning malem – malem? Bisa! Tapi makan nasi kuningnya pake batagor sebagai lauk? Kocak  tapi nyata adanya dan ternyata lezat parah! Sahabat explorer harus cobain Nasi Kuning Pungkur. Kalau nasi kuning lain umumnya dijual pada pagi hari, Nasi Kuning Pungkur justru baru buka pada saat hari sudah malam. Bukan maghrib tapi malam pukul 21.00. Sebelum jam 9 malam, Nasi Kuning Pungkur memang sudah menjajakan batagor dan goreng-gorengan lainnya. Uniknya, sang nasi kuning baru ada setiap jam 9 malam saja. Untuk menu pendamping sang nasi kuning, ada orek tempe, suwiran telur, sampai rendang daging dan jengkol. Ada juga telur balado, ati ampela, dan tumis kentang. Keunikan lain dari nasi kuning ini adalah tidak adanya bihun dan kacang kedelai yang umumnya jadi pelengkap nasi kuning. Tidak lupa sambalnya yang unik karena khas sambal batagor banget. Dan tentunya, si batagor yang menjadi side dish di hidangan ini. Seru banget kan! 

Sahabat explorer jangan khawatir dengan harganya, Nasi Kuning Pungkur ini dapat kamu nikmati mulai dari 10.000 rupiah per porsi. Meskipun bukanya malam banget, tempat ini selalu ramai lho. Tempat ini cocok banget untuk para pecinta kuliner unik serta para pemburu kuliner malam Bandung, bahkan subuh. Warung kaki lima yang menjual nasi kuning ini sudah cukup legendaris di Bandung. Kurang lebih sudah beroperasi selama hampir 20 tahun menurut Bapak Deni Mulyadi, sang penjual Nasi Kuning Pungkur. Warung ini berlokasi di Jl. Pungkur No.216, Ciateul, Regol, Bandung (dekat Universitas Pasundan). Kamu bisa datang setiap hari Senin – Sabtu. Ingat ya, sahabat explorer! Untuk nasi kuningnya baru ada pukul 21.00, kalau kamu datang sebelum jam tersebut maka hanya ada batagor dan gorengan saja. Nasi Kuning Pungkur buka sampai dengan 03.00 pagi.

kuliner malam bandung

sumber: instagram (@gedeinperut)

 

Nasi Kalong Jalan Riau

Makan nasi pakai daging kalong? Bisa kok! Kalau di Manado, disebut sebagai paniki atau daging kelelawar. Namun Nasi Kalong Jalan Riau bukan menghidangkan makanan khas Manado tersebut ya, sahabat explorer. Nasi Kalong disini adalah nasi berwarna merah kehitaman seperti kalong, terbuat dari campuran nasi merah dan kluwek (tanaman herbal). Ada juga yang bilang disebut nasi kalong karena jam beroperasinya yang seperti kalong. Kedai ini baru mulai aktif buka pada pukul 19.00 malam sampai 03.00 dini hari. Nasi Kalong Jalan Riau cocok untuk kamu yang gemar makan berat saat malam hari tanpa perlu merasa khawatir. Di sini kamu bisa mengganti nasi putih menjadi nasi merah. Warung dengan konsep prasmanan ini memiliki sejumlah lauk-pauk dan sayur-mayur. Ada oseng buncis, kacang panjang, tempe, tahu, ayam goreng madu, dan rolade sapi. 

Nasi kalong merupakan hidangan sehat nan lezat yang tidak boleh dilewatkan jika ingin menikmati kuliner malam Bandung.  Nasi Kalong Jalan Riau berlokasi di Jalan Letnan Laut RE Martadinata Nomor 102, Cihapit, Bandung Wetan, Bandung (dekat Taman Pramuka). Kedai ini sudah hadir di Bandung sejak tahun 2007. Dengan konsep outdoor yang pada awalnya hanya menampung 20 kursi saja, kini sudah sampai 100 kursi lho. Belum lagi saat weekend atau hari libur, bisa sampai 1.000 pengunjung perhari. Harganya mulai dari 33.000 rupiah saja!

kuliner malam bandung

sumber: instagram (@romyaprian)

 

Warung Nasi Tutug

Tutug oncom merupakan nasi putih yang dicampur dengan sambal oncom goreng atau bakar dan daun kemangi. Kuliner khas Sunda ini sangat mudah ditemukan pada warung-warung atau restoran. Tapi di Bandung, ada satu Warung Nasi Tutug yang merupakan salah satu penjual tutug oncom terenak dengan vibes yang mahal. Berlokasi di pelataran restoran mewah Rijsttafel, sungguh pengalaman yang menarik. 

Warung Nasi Tutug mantul banget untuk dijadikan tujuan kuliner malam Bandung mu! Warung Nasi Tutug menyediakan nasi tutug oncom khas Bandung dengan beragam side dish. Ada ayam goreng, tahu bantal, tahu tempe. telur dadar, telur semur, sambal kentang, dan masih banyak lagi. 

Beberapa menu andalan di Warung Nasi Tutug adalah Nasi Tuna Pedas, Nasi Sambel Goang, dan Nasi Tutug Oncom tentunya. Warung Nasi Tutug buka dari pukul 22.00 malam hingga 03.00 dini hari. Berlokasi di Jalan Pasir Kaliki Nomor 67, Cicendo, Bandung  (depan Rijsttafel). Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari 5.000 rupiah saja! Karena makannya akan numpang di Rijsttafel, ambience yang kamu nikmati bakal seru banget! Makan hidangan warteg di restoran mahal, asyiappp!

Kuliner Malam Bandung

sumber: pergikuliner.com

 

Nasi Goreng Bistik Astana Anyar, Kuliner Malam Bandung Yang Super Spesial!

Nasi goreng? Enak banget. Daging bistik? Lebih enak lagi. Nasi goreng bistik? Kenikmatan mana lagi yang kau dustakan! Sahabat explorer harus banget ke sini untuk memantulkan kuliner malam Bandungmu. AA Bistik, atau Astana Anyar Bistik merupakan pelopor nasi goreng bistik yang legendaris di Bandung. Terbukti dari antriannya yang bahkan sebelum jam buka pun sudah ramai. Walau terdengar mewah, nasi goreng bistik ini dijual secara kaki lima lho. Nasi goreng bistik ini diracik dalam gerobak di pinggir jalan. Hanya ada beberapa kursi seadanya bagi para pengunjung, tanpa tenda. Gerimis? Hajar. Hujan deras? Bubar! Walau begitu, soal rasa boleh diadu. Se-worth-it itu lho, sahabat explorer

AA Bistik merupakan salah satu tujuan kuliner malam favorit di Kota Kembang ini. Jadi kalau melihat antrian ramai, itu hal yang sangat normal. Dalam satu porsi, kamu akan mendapatkan bistik goreng crispy, irisan kentang goreng, sayuran rebus, serta saus khas yang mantul banget. Tidak lupa nasi gorengnya. Walau terdengar seperti kurang cocok apabila saus bistik tercampur dengan nasi goreng, ternyata sangat maknyus lho

Namun jika sahabat explorer masih belum yakin, nasi gorengnya bisa diganti dengan nasi putih biasa. Bagi kamu yang ingin datang di pukul 17.00 sore sampai 24.00 malam, bisa ke cabang di Jalan Kliningan, Buah Batu, Bandung (dalam Koenyah Foodcourt). Jika sahabat explorer ingin datang di pukul 10.00 pagi sampai 21.00 malam, bisa ke Jalan Astana Anyar No.264, Bandung (dekat Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak Bandung).

kuliner malam bandung

sumber: instagram (@gakenyangkenyang)


Seafood Kiloan Bang Bopak

Zaman sekarang lagi hype banget tuh makan olahan seafood dalam porsi besar. Sensasi makan dengan tangan langsung memang lagi ngetrend di mana-mana. Biasanya hidangan versi ini adanya di restoran – restoran mahal. Namun, tempat yang satu ini berbeda karena hanya berlokasi di sebuah kedai sederhana pinggir jalan. 

Variasi seafood yang disajikan di sini cukup beragam, ada berbagai jenis kerang, udang, cumi, kepiting, hingga yang lebih premium seperti lobster sampai baby octopus. Biasanya dihidangkan bersama sayuran seperti jagung dan sawi dengan aneka saus. Pilihan bumbu sausnya juga mantep banget, salah satu andalan di sini adalah saus padang dan saus nanas. Di daerah situ, kalau kamu melihat kerumunan kendaraan parkir di pinggir jalan pada tengah malam, maka kamu telah berada di dekat Seafood Kiloan Bang Bopak. Serame itu! 

Kuliner malam Bandung ini merupakan surga bagi para pecinta seafood yang kelaparan di malam hari. Kalau sahabat explorer datang beramai-ramai, coba menu Super Special Combo deh! Recommended banget untuk 3 sampai 5 orang. Menu ini terdiri dari campuran kepiting, udang, cumi dan kerang. 

Selain menu seafood porsi besar, tersedia juga menu seafood goreng krispi yang tak kalah lezat. Ada udang goreng, gurita goreng krispi yang menggugah lidah, dan masih banyak lagi. Harganya mulai dari 25.000 rupiah saja untuk ala carte. Harganya mulai dari 150.000 rupiah saja untuk porsi rame-rame. 

Pertama dibuka pada tahun 2016, Kedai seafood  legendaris itu kini telah membuka cabang sampai keluar Bandung. Seafood Kiloan Bang Bopak buka dari pukul 18.00 sore sampai 03.00 dini hari. 

Pusatnya ada di Jalan Brigjen Katamso No.33 Bandung (dekat Pussenif PPI). Untuk cabangnya tersebar di seluruh Bandung, ada cabang Pahlawan, cabang Mekarwangi, cabang Cijerah, cabang Sangkuriang, cabang Jatinangor, cabang Bojongsoang. Dan yang terakhir ada cabang Bali, yaitu di Jalan Teuku Umar No.122, Denpasar, Bali.

kuliner malam bandung

sumber: instagram (@seafoodbangbopak)

 

King Crab

Para pecinta seafood khususnya kepiting, hayuk merapat! King Crab Bandung wajib banget kamu coba! Restoran ini menyediakan menu seafood yang lezat dan tentu saja kepiting menjadi menu andalannya. Keunikan King Crab adalah cara penyajiannya. Sahabat explorer tidak disediakan wadah, seperti mangkok, piring, sendok, atau yang lainnya. 

Di King Crab, seafood makananmu akan langsung ditumpahkan ke atas meja beralaskan plastik. Kamu bisa menikmati pretelan seafood tersebut langsung menggunakan tangan di atas meja. Emang paling nikmat makan pakai tangankan untuk seafood! Kuliner malam Bandung satu ini punya bumbu dan saus yang terasa sekali. Terdapat beragam paket juga disini. Ada yang paket hemat sampai paket premium. Jenis paketnya bisa untuk per orang maupun rombongan. Harga nya mulai dari 45.000 rupiah saja. 

Salah satu menu recommended di sini adalah Alaskan Crab Rice Bowl. Kamu akan mendapatkan 1 kepiting, nasi, sayur, serta saus pilihan. Ada juga paket 60.000 rupiah dengan 2 ekor kepiting soka digoreng tepung. Mantul banget kan! Menu King Combo Delight juga merupakan menu best seller di King Crab, sahabat explorer. Terdiri dari 1 ekor kepiting Tarakan, udang, 2 jenis kerang, jagung, wortel, brokoli dan saus pilihan sesuai dengan selera. Hanya dengan 130.000 rupiah, kamu bisa menikmati porsi seafood sebanyak itu lho. Beberapa menu lainnya ada Queen Combo Delight, Octopus Combo Delight, Pirates Combo Delight, dan masih banyak lagi.

King Crab buka dari pukul 15.00 sore sampai pukul 22.00 malam. Khusus long weekend, King Crab buka sampai pukul 23.00 malam. Kamu bisa datang setiap hari kecuali hari Selasa. Tapi kalau hari selasanya merupakan tanggal merah, mereka tetap buka kok! Berlokasi di Sudirman Street Day and Night Market, kamu bisa masuk lewat dua jalan.  Ada Jalan Sudirman No. 107 atau Jalan Cibadak sebelah no 110. 

king crab

sumber: instagram (@kingcrab_bandung)

 

Wedang Ronde Alkateri, Kuliner Malam Bandung Legendaris

Ronde atau makanan tradisional asal China yang bernama Tāngyuán sangat umum ditemukan di Pulau Jawa. Namun tidak ada yang lebih mantul dari perpaduan hangatnya wedang ronde dengan dinginnya hawa Bandung di malam hari. 

Wedang Ronde Alkateri merupakan salah satu warung yang menghidangkan wedang ronde dengan jumlah fans yang luar biasa. Kalau sahabat explorer mencari ronde di Bandung, pasti akan direkomendasikan untuk pergi ke Wedang Ronde Alkateri. Sejak tahun 1984, racikannya tidak pernah berubah. 

Kuliner malam Bandung yang legendaris ini memiliki tiga varian wedang ronde. Ada ronde campur yang berisi tiga ronde besar dan sisanya ronde-ronde kecil. Ada juga ronde besar yang terdiri dari tujuh ronde isi kacang tanah tumbuk. Lalu ada ronde kecil yang terdiri dari butiran-butiran ronde kecil tanpa isi. Wedang Ronde Alkateri terkenal akan adonannya yang kenyal dan tidak begitu lengket ketika dikunyah, chewy namun ada tekstur crunchy dari kacang. Mantul banget deh! Belum lagi taste jahenya yang strong tapi gak nyelekit di leher. Uniknya, kamu bisa memilih mau menggunakan jahe merah atau jahe putih. Sahabat explorer juga bisa request mau pakai gula merah, gula putih, atau tidak pakai gula di kuahnya. 

Untuk menikmati wedang ronde ini, harganya  berkisar 20.000 rupiah saja lho. Kamu bisa menemukan cabang Wedang Ronde Alkateri ini dimana-mana sekitar Bandung, banyak banget cabangnya. Tapi kalau mau menikmati wedang ronde legendaris ini langsung dengan vibes legendarisnya juga, bisa ke pusatnya saja. Lokasinya ada di Jalan Alkateri No.01, Braga, Sumur Bandung, Bandung (sebelah pintu masuk Jalan Sudirman). Wedang Ronde Alkateri buka dari pukul 18.00 sore sampai 22.00 malam, setiap hari, kecuali hari Minggu.

wedaang ronde

sumber: instagram (@nenk_allapurnama)

 

Sekoteng Jahe Roni, Kuliner Malam Bandung Andalan Area Cibadak

Sekoteng termasuk dalam salah satu jenis wedang atau minuman hangat tradisional yang populer di Indonesia. Nama dari minuman hangat asal Jawa Tengah ini berasal dari bahasa Hokkian, yaitu su ko thung yang artinya sup 4 buah-buahan. Ada juga yang bilang nama sekoteng berasal dari bahasa Tiongkok, shi guo teng. Shi memiliki arti 10, guo artinya satuan buah, dan teng artinya sup atau kuah. Inti dari keduanya adalah sekoteng merupakan hidangan berisikan campuran isi-isian. 

Rasanya setiap daerah memiliki Chinatownnya masing-masing ya, sahabat explorer. Di Bandung, kawasan Cibadak merupakan Chinatown dari Kota Kembang ini. Salah satu kuliner malam Bandung yang cukup terkenal di area itu adalah Sekoteng Jahe Roni Cibadak. Kalau biasanya sahabat explorer hanya menikmati potongan roti tawar pada sekoteng, disini kamu juga dapat kepingan biskuit homemade lho. Disajikan bersama air jahe, pacar cina, kolang-kaling, roti, biskuit  dan topping lainnya, harganya hanya kisaran 15.000 rupiah lho

Sekoteng campur ini disajikan dengan cara semua bahan ditata dalam wadah, baru disiram kuah jahe. Kamu juga bisa memilih untuk pakai susu kental manis atau tidak. Buka setiap hari kecuali hari kamis, kamu bisa datang dari pukul 17.00 sore sampai 22.00 malam. Lokasi nya ada di Jl. Cibadak No. 152, Astana Anyar, Bandung (persis sebelah Nasi Campur 88). Yang butuh kehangatan di tengah dinginnya udara Bandung pada malam hari bisa merapat ke Sekoteng Jahe Roni Cibadak! Gaskeun.

sekoteng jahe

sumber: matalelaki.com

 

Perkedel Bondon, Kuliner Malam Bandung Versi Cemilan!

Mohon jangan emosi dulu, sahabat explorer yang mengerti bahasa Sunda. Walau nama hidangan satu ini terkesan berkonotasi negatif, tapi cita rasanya mampu meluluhkan hati. Perkedel Bondon, rasanya sudah melebihi level legendaris. Bukan hanya karena telah buka sejak tahun 1982, tapi juga karena taste khasnya yang tidak ada tandingan. Kuliner malam Bandung ini berbahan dasar pangan sama seperti perkedel pada umumnya, yaitu kentang. Namun yang membedakan adalah tastenya karena dibuat dengan cara tradisional bakar arang. Sahabat explorer akan merasakan sensasi garing saat gigitan pertama, namun langsung disambut dengan lembut isian dalamnya. Tidak lupa wangi aromanya yang khas karena dimasak diatas tungku atau Hawu dalam bahasa Sunda. 

Sedikit kisah mengenai namanya yang unik. Dalam bahasa Sunda, Bondon memiliki arti “wanita pekerja seks”. Menurut warga sekitar, nama tersebut diberikan karena dulu pelanggan di sini kebanyakan adalah wanita-wanita yang baru pulang dari diskotik. Dalam  perjalanannya, akhirnya banyak anak muda yang baru pulang pada malam hari menamainya Perkedel Bondon. Warung ini buka selama 24 jam. Namun, khusus untuk perkedelnya baru ada pukul 23.00 malam. 

Kamu bisa menikmati perkedel ini dengan digadoin atau dimakan bersama lauk lain yang ada di warung. Rata-rata per hari nya, Perkedel Bondon diolah dari kurang lebih 60 kilogram kentang. Perkedel berbentuk lonjong kecil yang garing dan lembut di dalam ini makin mantul saat dimakan bersama sambal Perkedel Bondon. Sambal terasi khas Perkedel Bondon ini tidak terlalu pedas namun mantul karena taste ikan yang lumayan kuat. Warung ini berlokasi di Jalan Stasiun Timur No.14, Jeruk, Andir, Bandung (dekat Stasiun Bandung).

perkedel bondon

sumber: instagram (@cemilan_jaiko)

 

Sahabat explorer, itulah 11 kuliner malam Bandung dengan harga mantul. Pastikan kamu mampir ke minimal salah satu tempat dari list di atas.Dijamin, pengalaman kulinermu di Bandung akan semakin asik. Tidak lupa untuk selalu menerapkan protokol new normal ya, sahabat explorer! Selalu gunakan masker, sediakan hand sanitizer, serta jaga tangan agar tidak menyentuh wajah. Selamat menikmati wisata kuliner di Bandung! Jangan lupa jaga keamanan ya!

Tentang penulis

Marisa

Marisa

Saya adalah kontributor untuk majalah YOEXPLORE, seorang hospitality enthusiast yang menyukai seni musik.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments