Jawa Barat Aktivitas Wisata

3 Kawasan Wisata Buat Cerita Traveling Ke Bandung Bersama Keluarga Menjadi Lebih Seru

Tangkuban Perahu - Cerita Traveling Ke Bandung
Foto: Unplash
Spread the love


Kalau ngomongin masalah wisata keluarga, tentu saja Bandung tempatnya. Dengan udara yang relatif sejuk, Bandung menawarkan berbagai tempat wisata indahnya. Yuk, telusuri cerita traveling ke Bandung bersama YoExplore

Yuk Lanjut Baca Cerita Traveling ke Bandung yang Selalu Seru!

Cerita traveling ke Bandung belum pas jika belum mengunjungi wisata alamnya. Wisata alam di Bandung ini lebih ke dataran tinggi, seperti perkebunan, bukit, dan juga yang paling terkenal adalah Tangkuban Perahu dan Kawah Putih yang memang pas sebagai paket liburan keluarga ke Bandung.



Cerita Traveling ke Bandung yang Tidak Terlupakan di Tangkuban Perahu

Sekitar 1,5 jam dari Bandung, Tangkuban Perahu, adalah kawah dari gunung berapi di Indonesia yang patut dikunjungi karena keindahan pemandangan dari atas. Tangkuban Perahu mungkin yang terbaik kedua setelah Kawah Putih tetapi masih patut dikunjungi.

Cerita traveling ke Bandung di Tangkuban Perahu ini selain menyuguhkan keindahan yang tidak ada duanya, juga memiliki cerita yang melegenda. Dengan demikian, orang yang datang pun bisa menikmati keindahan dan cerita rakyat yang terkenal. Kamu bisa pesan paket wisata Tangkuban Perahu dengan tour guide yang handal dalam menceritakan kisah cerita rakyatnya.

Legenda Tangkuban Perahu, Salah Satu Cerita Traveling ke Bandung yang Gak Boleh Kamu Lewatkan

Jika kita berbicara tentang cerita traveling ke Bandung di Tangkuban Perahu, tentunya tidak akan lepas dari cerita legendaris yang ada di masyarakat, yaitu legenda Sangkuriang. Menurut cerita rakyat setempat, Tangkuban Perahu memiliki kaitan dengan legenda Sangkuriang yang diceritakan jatuh cinta pada ibunya, Dayang Sumbi.

Nah, untuk menggagalkan niat anaknya untuk menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat, salah satunya Sangkuriang harus membuat perahu dalam semalam. Dan Sangkuriang Pun berjanji akan siap membuat perahunya. Namun, ketika menyadari usahanya untuk memenuhi syarat tersebut gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu tersebut. Perahu yang ditendang tersebut kemudian  mendarat terbalik di atas gunung.

Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu. Gunung yang memiliki ketinggian + 2.048 mdpl ini merupakan gunung berapi aktif. Dan terakhir tercatat aktif kembali sekitar tahun 2015. Bagaimana? seru sekali kan, Cerita traveling ke Bandung di Tangkuban Perahu?

Ternyata Ada 3 Kawah yang Sangat Memesona di Kawasan Tangkuban Perahu

Cerita traveling ke Bandung di Tangkuban perahu belum selesai nih sahabat explorer! ternyata di Tangkuban Perahu terdapat beberapa kawah indah yang perlu kamu tahu. Yuk simak cerita traveling ke Bandung tentang kawah populer di Tangkuban Perahu.

Kawah Ratu
Kawah Ratu Tangkuban Perahu - Cerita Traveling Ke Bandung

Merajut cerita traveling ke Bandung di Tangkuban perahu belumlah lengkap tanpa mengunjungi Kawah Ratu. Kawah ini adalah kawah terbesar dan terindah di kawasan Tangkuban Perahu. Kamu akan menemukan sebuah prasasti di tempat parkir. Selain itu, dari sini kamu sudah bisa melihat panorama Kawah Ratu. 

Tampaknya sangat mudah untuk menuruni kawah ini namun pengunjung dilarang turun. Gas beracun di kawah sangat berbahaya. Dan saya sarankan kamu menggunakan masker saat berada di sekitar kawah ini.

Kawah Domas
Kawah Domas - Cerita Traveling Ke Bandung

Jarak antara Kawah Domas dan Ratu memang tidak jauh sehingga menjadi penambah cerita traveling ke Bandung yang sayang untuk dilewatkan. Sayangnya kawah ini tidak banyak dikunjungi pengunjung.

Penyebab Kawah Domas jarang dikunjungi mungkin karena papan nama terlalu kecil sehingga tidak terlihat. Mungkin juga karena pemandangannya tidak semenarik Kawah Ratu. 

Namun demikian, Kawah Domas bisa menjadi alternatif tujuan wisata kedua di Tangkuban Perahu. Meski tidak seramai Kawah Ratu, kawah ini memiliki pemandian air panas yang berguna untuk menyembuhkan penyakit kulit.

Kawah Upas
Kawah Upas - Cerita Traveling Ke Bandung

Setelah mengunjungi Kawah Domas, jangan lupa untuk menuju Kawah Upas. Kawah ini memang memiliki pengunjung yg lebih sedikit, mungkin karena kawah ini lebih kecil dari Kawah Ratu dan Kawah Domas.

Pengunjung Kawah Upas dapat menikmati keindahan Tangkuban Perahu dari sisi Kawah Upas. Jalan menuju tempat ini mudah karena tidak perlu mendaki. Jika ingin berkunjung ke Kawah Upas bisa melalui jalur Parongpong. Perjalanan akan memakan waktu kurang lebih tiga jam. Tapi, jangan khawatir, perjalanan pasti akan terasa menyenangkan karena melewati hamparan perkebunan teh yang memesona.

Selain itu, sahabat explorer sebaiknya menuju Tangkuban Perahu saat cuaca cerah yah. Sebaiknya kamu menggunakan pakaian yang hangat dan tebal, kaus tangan dan syal serta penutup kepala sangat direkomendasikan untuk kamu yang ingin berwisata ke sana. Bila diperlukan, kamu juga bisa menyewa mobil milik penduduk lokal untuk membantumu dari penginapan menuju ke Tangkuban Perahu.

Banyak pedagang yang menjual beberapa oleh-oleh, seperti makanan dan juga barang kerajinan tangan di sana. Dengan harga murah kamu akan mendapatkan oleh-oleh yang unik dan menarik. Kamu mungkin akan mendapati banyak penjual yang menjajakan miniatur wayang, dan juga angklung, loh.

Wisata alam, Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey - Cerita Traveling Ke Bandung

Cerita traveling ke Bandung selanjutnya masih tentang wisata alam ya, sahabat explorer. Kawah Putih Ciwidey jelas berada di urutan teratas dari daftar objek wisata Jawa Barat untuk dilihat karena danau yang sangat indah. Jaraknya 2 jam dari pusat kota Bandung dan berada di dataran tinggi, sehingga cocok banget  buat menikmati kesegaran udara dingin di Bandung. Tak heran bila Kawah putih juga menjadi salah satu destinasi untuk liburan keluarga murah di Bandung.

Karena sebagian besar kawah berada di bawah air, aroma belerang tidak terlalu menyengat. Jadi kamu masih bisa berjalan-jalan di dekat danau, mengabadikan pemandangan baik ke dalam memori dan kamera. 

Kawah Putih Ciwidey berada di kawasan pegunungan yang memiliki ketinggian lebih dari 2.400 mdpl. Dengan ketinggian tersebut, maka suhu di kawasan Kawah Putih memang sejuk alami dengan suhu 8 derajat Celcius hingga 22 derajat Celcius. Jadi jangan lupa untuk membawa jaket atau mengenakan pakaian tebal jika berkunjung ke sini. 

Selain menikmati panorama yang eksotis, pengunjung yang datang ke tempat ini juga dapat melakukan beberapa aktivitas lainnya, seperti syuting film, melukis, foto pengantin, serta aktivitas hiking, dan menunggang kuda.

Tempatnya sejuk tapi waspadalah terhadap sengatan matahari karena di sini masih sangat cerah tanpa terasa. Kawah putih adalah danau belerang karena berasal dari gunung berapi. Seluruh area dapat dieksplorasi dalam 30 menit. Banyak orang datang ke sini, baik dengan menyewa mobil ataupun melalui Kawah Putih, Wisata Bandung.

Untuk sampai ke danau, kamu perlu naik minibus oranye yang disebut Ontang Anting. Perjalanan menuju kawah berjarak 15 menit berkendara melalui hutan di jalan yang berkelok-kelok dan bergelombang. 

Anak-anak biasanya menyukai wahana kabin terbuka ini. Tiket dua arah harganya sekitar Rp 15.000. Masuk ke kawasan Kawah Putih membutuhkan sedikit biaya sekitar Rp 20.000 – 50.000. 

Begitu kamu sudah sampai di danau, sebaiknya memakai masker karena bau belerang agak menyengat. Sejumlah vendor siap membantumu jika perlu membeli masker atau ingin menikmati jajanan. Kamu juga bisa berpura-pura menjadi koboi dan menunggang kuda bersama keluarga di sekitar kawasan Kawah Putih dengan harga Rp 15.000.

Cara Menikmati Pemandangan Alam Kawah Putih Ciwidey

Untuk mendapatkan cerita traveling ke Bandung di Kawah Putih, ada dua pilihan untuk menuju ke sini:

  1. Naik tangga ke bawah menuju danau dan berjalanlah di pantai berpasir putih di sekitar danau. Harap diingat bahwa tidak diperbolehkan bermain di air, itu sangat berbahaya. Namun, saat musim kemarau ketinggian air rendah dan terdapat banyak titik pasir yang bisa kita lompati sehingga kita bisa berkelana sedikit lebih jauh.
  2. Atau, bisa pergi ke perbukitan kecil. Kondisi agak menanjak, tetapi jalur ini adalah jalur yang mudah untuk dilalui. Kita bisa melihat pemandangan Kawah Putih dari atas sana.

Keduanya adalah pilihan tepat untuk menikmati indahnya alam di kawah putih.

Mitos Kawah Putih 

Kisah Kawah Putih dimulai pada abad ke-10 saat terjadi letusan hebat oleh Gunung Patuha. Pasca erupsi, banyak orang beranggapan bahwa lokasi tersebut merupakan kawasan angker karena setiap burung yang terbang melewati kawasan tersebut pasti mati. Seiring berjalannya waktu, kepercayaan akan tempat angker tersebut mulai pudar, hingga akhirnya pada tahun 1837 seorang ahli botani berkebangsaan Jerman datang ke daerah ini untuk melakukan penelitian.

Kemudian, peneliti tersebut pergi ke hutan untuk mencari tahu apa yang ada di sana. Akhirnya dia tahu jawabannya. Ia berhasil mencapai puncak gunung dan dari situ ia melihat adanya sebuah danau indah  yang memiliki air putih dengan bau belerang yang menyengat.

Sejak saat itu keberadaan Kawah Putih Ciwidey menjadi terkenal dan mulai tahun 1987 pemerintah mengembangkan kawasan ini sebagai tempat wisata yang menawarkan pengalaman unik melihat danau yang dapat berubah warna secara alami. Karena telah dikembangkan sebagai kawasan wisata, Kawah Putih memiliki fasilitas pendukung wisata yang memadai seperti transportasi dari pintu gerbang depan menuju kawah, pusat informasi serta restoran dan warung makan.

Istirahat dan Rekreasi di Dusun Bambu Lembang

Dusun Bambu Lembang - Cerita Traveling Ke Bandung
Gambar: dusunbambu.id

Dusun Bambu yang dikenal sebagai taman rekreasi keluarga terletak di kaki gunung. Ini adalah salah satu hal terbaik yang harus dilakukan di Bandung bersama keluarga. Bayangkan berjalan di jembatan bambu melintasi sawah yang dikelilingi oleh pemandangan pegunungan yang indah dan subur. Jika kamu tidak suka berjalan kaki, kamu bisa naik Wara Wira, transportasi dengan dekorasi bunga yang akan membawa kamu berkeliling Dusun Bambu.

Karena Dusun Bambu Lembang merupakan tempat yang sangat luas, maka kegiatan dibagi menjadi beberapa tempat: Taman Arimbi, Kampung Ulin, Tegal Pangulinan, Labirin Kelinci, Negeri Ajaib Kelinci, Kapal Kreativitas, dan Taman Bermain Bambu.

Taman Arimbi

Taman ini biasanya yang pertama kita lihat saat kita tiba. Banyak bunga berwarna-warni menghiasinya. Orang suka jalan-jalan sekaligus berfoto di sini. Karena letaknya yang dekat dengan Pasar Khatulistiwa (food court), kita bisa sekedar bersantai dan bersantap di food court dengan pemandangan taman bunga yang indah. 

Taman Bermain Bambu

Taman bermain ini terletak di salah satu sisi food court, sehingga para orang tua dapat dengan mudah menjaga anak-anaknya. Orang tua juga diperbolehkan untuk menemani anak-anaknya, terutama yang masih kecil. Anak-anak bisa berlarian, memanjat, meluncur, berjalan di jembatan, dan merangkak di terowongan.

Kapal Kreativitas

Kapal Kreativitas adalah bengkel kecil yang terletak di dekat pintu masuk Taman Bermain Bambu. Bahan yang dibutuhkan sudah disiapkan oleh staf dan dia akan membimbing anak-anak bagaimana membuat kerajinan yang dipilih. Misalnya membuat slime. 

Rabbit Labyrinth dan Rabbit Wonderland

Tampaknya memberi makan kelinci adalah keharusan di taman mana pun di Lembang. Ada dua tempat untuk melakukannya di Dusun Bambu Lembang, yaitu di Rabbit Labyrinth dan Rabbit Wonderland. Perbedaannya hanya pada pengaturannya saja.

Sedikit lebih jauh dari taman, kita akan sampai di Tegal Pangulinan, yang merupakan ungkapan bahasa Sunda untuk taman bermain. Ini adalah taman bermain yang lebih baru dari Taman Bermain Bambu. Pengaturannya terlihat seperti pameran dengan korsel, trampolin, dan beberapa bilik permainan, seperti melempar panah, bola, cincin, dll. Dan pemenang akan menerima hadiah. 

Kampung Ulin

Berjalan lebih jauh ke atas bukit, kita akan sampai di Kampung Ulin (kampung artinya kampung, ulin artinya bermain). Terdapat banyak stand di setiap sisi jalan, masing-masing menawarkan jenis permainan yang berbeda.

Setiap aktivitas di Dusun Bambu Lembang membutuhkan tiket terpisah. Harga tiket untuk setiap aktivitas bervariasi antara Rp. 25.000 dan Rp. 75.000 dan tidak ada tiket satu hari yang mencakup semuanya. Kabar baiknya adalah kita dapat memilih aktivitas mana saja yang cocok untuk keluarga kita, tetapi kabar buruknya adalah pada akhirnya kita mungkin akan sangat terkejut ketika kita menjumlahkan total pengeluaran kita!

Pernah melakukan perjalanan ke Bandung? Tulis pengalamanmu, Yuk!

Jika kamu memiliki pengalaman liburan keluarga ke Bandung, yuk bergabung menjadi penulis tamu di YoExplore. Tuliskan pengalaman, tips dan trik kamu melakukan perjalanan ke berbagai tempat seperti menelusuri hotel di Bandung dekat pusat perbelanjaan, mencoba berbagai kuliner malam Bandung atau malah mencoba all you can eat Bandung. Yuk bagikan cerita traveling kamu, karena guest posting di YoExplore, gratis, loh!

Tentang penulis

Warda Karimah

Warda Karimah

Menjelajahi dunia, menikmati berbagai cita rasa masakan di dunia dan juga mencoba berbagai hal baru membuat hari saya sangat menyenangakan. Sebagai kontributor untuk YOEXPLORE.CO.ID, saya sangat bersemangat utuk membagi berbagai hal tersebut bersama sahabat explorer, selamat membaca!

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments