Bali Gaya Hidup

Wisata Halal di Bali? Apa Mungkin?

Wisata Halal di Bali
sumber: Indonesia Tatler
Spread the love


 

 

YOEXPLORE.CO.ID – Liburan memang masih lama, namun tidak ada salahnya, sambil menunggu pandemi reda sahabat explorer mencari referensi wisata. Kalau membicarakan wisata, Bali tidak diragukan lagi kepopulerannya. Bahkan, warga negara asing lebih mengenal nama Bali daripada Indonesia itu sendiri. Jadi tidak heran, wisata halal di Bali juga menjadi pencarian populer.

Wisata Halal di Bali

sumber: TripZilla Indonesia

Kenapa harus mencari wisata halal di Bali?

Seperti yang kita tahu penduduk Bali sebagian besar memeluk agama Hindu. Bahkan kental dengan adat-istiadatnya. Adat-istiadat Bali adalah daya tarik pariwisatanya.

Walaupun penduduk Bali banyak yang beragama Hindu, ternyata ada juga loh wisata halal di Bali. Hal ini dikarenakan, masih terdapat beberapa sejarah islam di Bali yang menjadi daya tarik wisata tersendiri.



Kuliner sebagai gerbang wisata halal di Bali

Yaps, dari kuliner kita bisa membuka gerbang wisata halal di Bali, loh. Jangan salah, ternyata banyak juga kuliner khas Bali yang sudah berlabel halal. Kamu tinggal mencarinya di Internet dengan kata kunci nama “makanan halal bali”. Berikut adalah makanan khas Bali yang mungkin dapat berlabel halal.

Ayam Betutu

Ayam yang satu ini adalah makanan khas Bali yang jangan sampai kamu lewatkan. Ayam Betutu biasanya terbuat dari potongan utuh ayam yang telah dibumbui dengan berbagai bumbu Betutu. Makanan yang satu ini disajikan dengan cara digoreng maupun direbus. Makanan ini lebih enak lagi jika bumbunya disiapkan dengan cara ‘diukep’ atau direndam selama satu hari.

Wisata Halal di Bali

sumber: Magazine Job-Like

Ayam betutu biasanya disajikan dengan nasi hangat. Lebih lengkap lagi jika ada sambal plecing khas Bali. Sambal plecing adalah sambal yang disajikan dengan kangkung rebus dan juga kacang goreng/sangrai utuh yang ditabur. 

Saat ini, beberapa restoran telah menyediakan ayam betutu secara halal, sehingga wisata halal di Bali bisa kamu rasakan melalui masakan ini. Bahkan kamu dapat menemuinya dengan mudah di Bandara Ngurah Rai. Dengan harga sekitar Rp 45.000/sajian. 

Sate Lilit Ayam

Sate lilit adalah kreasi khas Bali yang dibumbui dengan santan dan bumbu lainnya. Wisatawan juga akan menikmati sate lilit dalam bentuk tusuk, tetapi daging yang diiris dibungkus daripada ditusuk, maka dinamakan lilit (bungkus).

Wisata Halal di Bali

sumber: endeus.tv

Tidak seperti sate pada umumnya yang ditambahkan saus, sate lilit tidak perlu saus karena satenya sendiri sudah memiliki kombinasi rasa pedas, gurih, dan manis yang gurih. Wisata halal bali bisa dirasakan dari sate lilit yang terbuat dari daging ikan, maupun ayam. 

Nasi Campur Ayam Bali

Nasi campur Bali adalah makanan favorit penduduk setempat. Biasanya masyarakat Bali menyantap hidangan sederhana ini untuk sarapan, brunch, makan siang, dan makan malam. Makanan ini terdiri dari bermacam-macam lauk-pauk terbaik Bali.

Wisata Halal di Bali

sumber: pegipegi

Ciri khas nasi campur Bali yang enak terletak pada berbagai olahan ayam. Mulai dari ayam panggang, ayam rebus, ayam suwir bahkan sate lilit ayam. Bukan hanya ayam, terdapat juga pilihan sambal pedas, beserta sayur dan juga lawar kelapa. Saat ini telah banyak warung atau restoran yang menawarkan nasi campur ayam Bali secara halal, sehingga wisata halal di Bali dapat kamu nikmati selama di sana.

Pie Susu

Wisata halal di Bali tidak lengkap jika tanpa oleh-oleh. Pie susu adalah kue khas oleh-oleh Bali. Setiap kamu sedang di Bali jangan kaget jika teman-temanmu meminta Pie Susu sebagai oleh-oleh. Pie susu berbentuk seperti tart susu mini khas Bali.

Wisata Halal di Bali

sumber: ProductNation

Bagi kamu yang suka dengan rasa manis, rasanya sangat cocok untuk membelinya. Pie susu dijual dalam satu package mulai berisi 9-50 pcs setiap kotaknya. Harganya juga bervariasi tergantung merknya. Kamu akan mendapatkan banyak Pie Susu dengan label halal di Bali. 

Berbagai Masjid Tua di Bali

Wisata halal di Bali bisa dimulai dengan mengunjungi berbagai destinasi masjid di Bali. Ternyata, banyak loh masjid tua yang berarsitektur indah di Bali. Bahkan dilansir dari republika.co.id, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong pengurus masjid di Bali untuk memperkenalkan rumah ibadah umat Islam kepada wisatawan domestik dan internasional. MUI memperkirakan beberapa masjid di Bali memiliki nilai sejarah.

Wisata Halal di Bali

sumber: 1001 Indonesia

Berikut adalah beberapa masjid menarik yang wajib kamu datangi ketika di Bali!

Masjid Gelgel di Klungkung

Masjid pertama yang bisa menjadi destinasi wisata halal di Bali pertama kali adalah Masjid Nurul Huda di Gelgel,  Klungkung Bali. Dilansir dari tempo.com, masjid ini sudah ada semenjak 13 abad yang lalu. 

Walaupun saat ini keadaan bangunan masjid ini sudah penuh dengan renovasi, masjid ini masih memiliki mimbar yang asli dari peninggalan akhir abad ke 13.  Ketika kamu kesana, pengelola masjid bisa menjelaskan kepada wisatawan tentang sejarah, latar belakang sosial, dan kerukunan antarumat beragama di Bali. 

Wisata Halal di Bali

sumber: lokadata.id

Setelah itu, kamu bisa mengunjungi desa kemasan, sebuah desa wisata yang menyuguhkan berbagai produk kesenian. Kesenian yang berupa lukisan wayang, seni tari, seni ukir, seni musik dan juga kerajinan perak dan emas. Terdapat pula Pantai Jumpai Klungkung yang cocok untuk kamu yang suka memancing.

Masjid Baitul Qodim di Loloan Timur, Jembrana

Masjid yang satu ini tentu saja akan menjadi wisata halal di Bali yang pantang kamu lewatkan. Masjid Baitu Qodim menurut website Kemendikbud, adalah masjid yang dibangun oleh muslim bugis-makassar yang menetap pada tahun 1679. Banyak kisah menarik dalam masjid ini. Disebutkan bahwa terdapat makam keramat di dalamnya.

Rupanya makam tersebut adalah makam dari Syarief Abdulah bin Yahya Al-Qadry dan rekan-rekannya di belakang Masjid Agung Baitul Quddim. Saat ini terdapat 6 buah makam, dan berada di sebuah bangunan yang beratap.

Syarief Abdulah bin Yahya Al-Qadry merupakan tokoh yang sangat disegani di Loloan. Beliau bersama dengan masyarakat Bugis-Makassar dan pemimpin lokal di Jembrana membangun dan mengembangkan kerajaan Jembrana dan menciptakan kemajuan yang pesat.

Wisata Halal di Bali

sumber: Kemendikbud

Selain itu, ternyata terdapat sebuah prasasti berbentuk empat persegi panjang berisi tulisan dengan huruf Arab-Melayu yang menjelaskan tentang wakaf kitab suci Al-Qur’an. Selain Al-Qur’an, rupanya ada pula sebidang tanah oleh seorang bangsawan Melayu yang bernama Dato’ Yakob, yang berasal dari Trengganu.

Dari penjelasan prasasti itu dapat dipastikan bahwa prasasti itu ditulis Dato’ Yakob sendiri. Sampai hari ini, peninggalan bangsawan Melayu itu masih tersimpan baik di masjid ini.

Beberapa tahun yang lalu, rombongan pejabat tinggi Malaysia pernah berkunjung ke Masjid Baitul Qadim ini. Di antara mereka adalah Ketua Kebudayaan Islam Trengganu, Ustadz Haji Dato’ Mohammad Saleh bin Haji Awang, dan Menteri Agama Malaysia, serta beberapa orang mahasiswa yang sedang melakukan penelitian.

Wisata Halal di Bali

sumber: youtube

Wisata halal di Bali di Loloan, Jembrana

Terdapat destinasi wisata seperti Makam Tua ( Buyut Lebai) di Negara Jembrana Bali. Tempat wisata ini memiliki sejarah keislaman yang sangat kental. 

Terdapat sejarah tentang pengaruh budaya Bugis dan Melayu. Dilansir dari https://wonderful.jembranakab.go.id/, objek wisata ini ada bermula dari sejarah Kerajaan Sultan Hasanuddin yang sedang bertarung dengan VOC. Saat benteng kerajaan telah diambil alih oleh VOC maka laskarnya dikejar-kejar oleh Belanda sehingga mereka belayar hingga pulau Bali. 

Para laskar yang menganut agama Islam ini kemudian berhenti di sebuah muara kampung Bali di wilayah Perancak. Atas izin dari penguasa Jembrana, para laskar akhirnya diperbolehkan menempati daerah Loloan. 

Wisata Halal di Bali

sumber: merahputih

Hubungannya dengan Buyut Lebai ini adalah,  Buyut Lebai ini juga seorang ulama besar asal Sarawak, Malaysia. Atas hubungan baik mereka dengan penguasa diperkenanlah untuk memperkenalkan ajaran agama melalui dakwah. Mereka inilah yang memberikan pengaruh kuat atas keberadaan bahasa Melayu di Loloan serta mengajarkan agama kepada orang Bugis menggunakan bahasa pengantar Malaysia.

Baca Juga: Paket Liburan Keluarga di Bali? Ada 4 Destinasi Yang Asyik 

Masjid Pegayaman di Singaraja, Buleleng.

Masjid Safinatus Salam adalah masjid yang didirikan sekitar tahun 1639. Masjid ini bernuansa jawa. Masjid ini didirikan oleh pendatang dari Bugis dan Jawa. Menjadi salah satu simbol penyebaran agama Islam di Bali.

Selain itu, masjid ini, merupakan masjid tertua dan terbesar di Buleleng. Karena itu, kamu pasti tidak akan melewatkannya sebagai wisata halal di Bali. Seperti masjid yang lainnya, masjid ini mengajarkan sikap dan sifat toleran yang kuat antar agama. 

Selain mengunjungi masjid tertua di Bali, kamu juga bisa mengunjungi wisata halal di Bali, khususnya Buleleng. Wisata seperti berbagai pantai, salah satu yang terkenal adalah pantai Lovina. Kamu tidak akan cukup saja seharian untuk di pantai ini, untuk mendapatkan momen yang pas bertemu lumba-lumba adalah saat sore menjelang malam. 

Wisata Halal di Bali

sumber: duniamasjid

Nikmati juga beberapa olahraga air di pantai Lovina.  Karena memiliki pantai yang tenang, kamu akan merasa aman dan nyaman melakukan snorkeling maupun diving. Kamu juga bisa mengunjungi Pulau Menjangan, seperti namanya, pulau ini dihuni oleh Rusa. Pemandangan bawah laut Pulau Menjangan pun sangat indah karena memiliki koral yang masih terawat. 

Kalau kamu bosan dengan mengunjungi pantai, maka kamu bisa mengunjungi air terjun Gitgit. Merupakaan air terjun yang tertinggi di pulau Bali, kamu tidak akan merugi untuk mengunjungi air terjun ini. Air terjun ini cocok buat kamu yang menyukai wisata dengan jalur trekking yang berkelok serta masih dengan pemandangan yang asri. 

Masjid Al Hidayah Bedugul Bali

Wisata halal di Bali yang satu ini, pasti membuatmu takjub. Masjid Al Hidayah ini, berdiri megah menghadap Danau dan Pura Ulun Danu Beratan. Dalam halaman masjid ini kita dapat mengamati berbagai pemandangan indah danau dan pura sekaligus.

Masjid ini memiliki arsitektur yang megah dan sangat luas. Sangat cocok untuk kamu yang ingin beribadah dan melepaskan lelah karena perjalanan yang panjang.

Nikmati kesejukan yang ada di daerah masjid ini. Masjid Al Hidayah dibangun di lereng bukit yang cukup tinggi sehingga udara sejuk bisa sangat terasa disini. Dalam lingkungan masjid ini terdapat beberapa makam. Makam-makam tersebut dipercaya sebagai makam pemuka agama Islam di Bali. 

Masjid Al Hidayah Wisata Halal di Bali

sumber: instagram @nisa_dhawe

Jangan lupa untuk membeli strawberry sebagai oleh-oleh dari sini. Strawberry adalah salah satu produk unggulan masyarakat Bedugul, tidak jarang juga dibanderol secara murah.  

Tidak jauh dari lokasi masjid Al Hidayah, kamu bisa mampir ke Desa Wisata Wanagiri untuk wisata selfie-nya.  Ada beberapa spot foto dengan pemandangan alam yang sangat indah. 

Kamu juga bisa mampir untuk menikmati strawberry di kebun strawberry Bedugul. Disana kamu bisa langsung membeli strawberry dengan cara memetik langsung dari tanamannya.

Cari paket wisata impianmu : Bali Bedugul Tanah Lot Full Day Tour – YOEXPLORE Travel Agent 

Sudah tidak sabar untuk wisata halal di Bali?

Kalau kamu sudah tidak sabar untuk menikmati wisata halal di Bali, jangan lupa untuk selalu menjaga diri. Kamu bisa menjaga diri dengan selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah disepakati secara nasional dan mengglobal. Sampai jumpa di Bali! Jangan lupa untuk tulis pengalaman travelingmu lewat tulisan artikel bersama YoExplore ya, sahabat explorer!

Tentang penulis

Warda Karimah

Warda Karimah

Menjelajahi dunia, menikmati berbagai cita rasa masakan di dunia dan juga mencoba berbagai hal baru membuat hari saya sangat menyenangakan. Sebagai digital marketing trainee di Yoexplore saya sangat bersemangat utuk membagi berbagai hal tersebut bersama sahabat explorer, selamat membaca!

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments